Berita > PD Muhammadiyah Kota Pekanbaru
Muhammadiyah Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar Tarhib Ramadhan 1447 H, Ketua PDM Himbau Warga Muhammadiyah Siapkan Iman, Ilmu, dan Amal
Tabligh Akbar Tarhib Ramadhan 1447 H Muhammadiyah Pekanbaru di Masjid Nurul Yakin Muhammadiyah
PEKANBARU, Muhammadiyahpekanbaru.com - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pekanbaru menggelar Tarhib Ramadhan 1447 Hijriah, bertempat di Masjid Nurul Yaqin Muhammadiyah, pada Selasa (03/02/2026) Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah, pengelola Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta jamaah Masjid Nurul Yaqin.
Kegiatan Tabligh akbar Tarhib Ramadhan tersebut menghadirkan Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butarbutar, Ketua Divisi Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sebagai penceramah. Hadir pula Ketua PDM Kota Pekanbaru, Jabarullah, beserta jajaran pimpinan Persyarikatan.
Dalam sambutannya, Ketua PDM Kota Pekanbaru Jabarullah menghimbau seluruh warga Muhammadiyah agar menyambut bulan suci Ramadhan dengan kesiapan iman, pemahaman keilmuan yang benar, serta penguatan amal ibadah dan kepedulian sosial.
Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan Maklumat Resmi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, 1 Ramadhan 1447 Hijriah ditetapkan jatuh pada Selasa, 18 Februari 2026. Oleh karena itu, warga Muhammadiyah diharapkan dapat mempersiapkan diri sejak dini dalam menyambut dan mengisi bulan suci Ramadhan dengan ibadah yang berkualitas.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butarbutar menegaskan bahwa Ramadhan harus dijadikan momentum peningkatan iman melalui perbaikan kualitas ibadah shalat yang dilaksanakan sesuai dengan manhaj tarjih Muhammadiyah, terutama dalam aspek ketepatan waktu dan keakuratan arah kiblat.
“Ramadhan adalah momentum meningkatkan iman dengan memperbaiki kualitas ibadah shalat. Ibadah tidak cukup dilakukan dengan semangat, tetapi harus benar dan tepat sesuai tarjih Muhammadiyah, terutama terkait ketepatan jadwal waktu shalat dan kesesuaian arah kiblat,” ujar Dr. Arwin.
Ia secara khusus menyoroti pelaksanaan shalat Subuh di masjid-masjid Muhammadiyah.
“Untuk shalat Subuh, masjid-masjid Muhammadiyah perlu mengundurkan adzan sekitar delapan menit dari jadwal konvensional sebagai penanda masuknya waktu Subuh yang lebih akurat sesuai hasil kajian tarjih,” tegasnya.
Dr. Arwin menambahkan bahwa ketepatan waktu shalat merupakan bagian dari kesempurnaan ibadah. Oleh karena itu, pengelola masjid dan Amal Usaha Muhammadiyah diharapkan menyesuaikan jadwal adzan dan pelaksanaan shalat agar benar-benar sesuai dengan kaidah ilmiah dan dalil syar’i yang menjadi rujukan tarjih Muhammadiyah.
Kegiatan Tarhib Ramadhan berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Melalui kegiatan ini, PDM Kota Pekanbaru berharap bulan Ramadhan 1447 Hijriah dapat dijalani sebagai sarana peningkatan spiritual, penguatan ukhuwah Islamiyah, serta pengokohan dakwah Islam berkemajuan di tengah masyarakat.






