Berita > PC Muhammadiyah
PCM Tuahmadani Terima Kunjungan Studi Tiru PCM Padang Timur
Kunjungan PCM Padang Timur, Sumatera Barat ke PCM Tuah Madani
PEKANBARU, Muhammadiyahpekanbaru.com - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tuahmadani menerima kunjungan silaturrahmi dan studi tiru dari PCM Padang Timur, Sumatera Barat, pada kegiatan silaturahmi yang berlangsung di Aula SMK Muhammadiyah 3 Tuahmadani pada Jumát (14/11). Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran PCM Tuahmadani, Para Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), serta kepala sekolah Muhammadiyah di wilayah PCM Tuahmadani.
Ketua PCM Tuahmadani, Arhipen Yapentra, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas kehadiran PCM Padang Timur. Ia menegaskan bahwa meski PCM Tuahmadani tergolong masih muda baru lebih dua tahun berdiri, namun kepercayaan untuk menjadi tempat studi tiru merupakan motivasi besar untuk terus memajukan persyarikatan.
Dalam kesempatan itu, Ketua PCM Tuahmadani turut memperkenalkan berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang berada di wilayahnya, yaitu empat AUM pendidikan, tiga masjid, serta pengelolaan enam petak kios dan lapangan parkir sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi umat.
Ketua PCM Padang Timur, Ismail, memberikan apresiasi atas sambutan hangat dan pelayanan luar biasa yang diberikan PCM Tuahmadani. Ia juga menyampaikan terima kasih atas pendampingan langsung oleh Ketua dan Sekretaris PDM Pekanbaru selama kunjungan berlangsung.
Ketua PDM Pekanbaru, Jabarullah dalam sambutannya menyampaikan bahwa secara historis perkembangan Muhammadiyah di Riau, khususnya Pekanbaru, sebenarnya hadir lebih lambat dibandingkan Sumatera Barat.
“Seharusnya kami yang belajar ke Muhammadiyah Sumbar sebagai daerah awal berkembangnya Muhammadiyah. Jika membaca sejarahnya, Muhammadiyah masuk ke Riau justru berasal dari Sumbar dan Sumut,” ungkapnya.
Dalam catatan sejarah, Muhammadiyah masuk ke Riau melalui dua jalur: dari Sumatera Barat menuju Kuantan Singingi dan Kampar, serta dari Sumatera Utara menuju Bagansiapi-api, sebelum akhirnya berkembang hingga Pekanbaru dan terbentuk PWM Riau.
Namun seiring perkembangan zaman, Muhammadiyah di Riau khususnya Kota Pekanbaru mengalami kemajuan pesat. Tidak mengherankan apabila kini sejumlah pimpinan dari PDM Sumut dan PCM di Padang justru memilih datang ke Riau untuk saling bertukar pengalaman dan belajar dalam mengembangkan persyarikatan dan amal usaha.
Kegiatan silaturahmi dan studi tiru ini diharapkan memperkuat jaringan kerja, kolaborasi, serta meningkatkan kualitas pengembangan Muhammadiyah di tingkat cabang dan daerah.






